Minamas Plantation Kirim Peserta UNAR, Perkuat Komunikasi Bencana Aceh Tamiang

oleh -22 Dilihat

ACEH TAMIANG — PT Padang Palm Permai (PPP), bagian dari Minamas Plantation, menunjukkan kepedulian terhadap kesiapsiagaan bencana dengan mengirimkan peserta dalam Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Nonreguler Wilayah Aceh Tahun 2026.

Budi H., Asisten CSD PT PPP, menjadi salah satu dari 116 peserta yang dinyatakan lulus dan resmi tercatat sebagai anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Tamiang.

banner 728x90

“Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus UNAR dan menjadi anggota ORARI Lokal Aceh Tamiang,” ujar Budi usai ujian yang berlangsung di Karang Baru, Sabtu (17/10/2026).

Budi menegaskan keikutsertaannya bukan sekadar memperoleh sertifikasi, melainkan langkah nyata mengantisipasi situasi darurat komunikasi. Pengalaman banjir besar November 2025 menjadi alasan utamanya.

“Saat banjir lalu, semua jaringan terputus. Radio amatir adalah salah satu yang tetap berfungsi. Ini sangat penting karena daerah kita rawan bencana,” jelasnya.

Perusahaannya pun berkomitmen mendukung upaya penanggulangan bencana. “Kami ingin terus berkontribusi dan berbagi informasi saat keadaan darurat terjadi,” tambah Budi.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara UNAR bidang pendanaan, Saiful Alam, mengapresiasi langkah dunia usaha yang mulai terlibat aktif. Keikutsertaan perusahaan perkebunan dinilai memperluas dukungan terhadap jaringan komunikasi bencana.

“Perhatian dari berbagai sektor menunjukkan betapa krusialnya komunikasi saat darurat. Jumlah 116 peserta yang hadir membuktikan kesadaran masyarakat semakin tinggi,” ungkap Saiful.

Pengalaman pahit saat banjir lalu menjadi pelajaran berharga. Saat itu, terputusnya komunikasi dan akses membuat bantuan terlambat sampai ke warga yang membutuhkan.

Komunikasi yang andal terbukti menjadi urat nadi penanganan bencana. Radio amatir hadir sebagai solusi alternatif ketika jaringan konvensional tidak berfungsi.

Saiful berharap keberhasilan peserta ujian tidak berhenti di situ. Keterampilan ini harus terus diasah dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

Keterlibatan perusahaan perkebunan diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor lain untuk bersama-sama memperkuat sistem komunikasi bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. ***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.