Satgas PRR Dan KKP Pulihkan 300 Hektare Tambak di Langsa  

oleh -46 Dilihat

KOTA LANGSA — Pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Kota Langsa terus berjalan. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Pemerintah Kota Langsa menebar benih udang vaname di Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Rabu (7/10/2026).

Ketua Tim Satgas PRR Pusat, Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, S.H., M.H., didampingi Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyerahkan bantuan coolbox dan benih udang secara simbolis kepada masyarakat.

banner 728x90

Kegiatan ini merupakan tahap kedua pemulihan tambak seluas 245 hektare. Sebelumnya, tahap pertama telah mencakup 55 hektare. Dengan demikian, total 300 hektare tambak masyarakat telah menerima bantuan benih dan pakan.

Guslin menegaskan, pemulihan pascabencana harus mengembalikan kemampuan berproduksi warga, bukan sekadar pemberian bantuan bertahan hidup.

“Kita ingin masyarakat kembali berpenghasilan dan membangun kehidupan melalui usaha yang dikuasai,” ujar Guslin.

Ia menjelaskan, intervensi 300 hektare tersebut adalah upaya menghidupkan kembali ruang ekonomi masyarakat. Pemerintah pusat memastikan program pemulihan berlangsung hingga tahun 2028.

“Dianggarkan Rp101 triliun untuk seluruh provinsi terdampak bencana hingga 2028, mencakup Sumut, Sumbar, dan Aceh, termasuk Kota Langsa,” tegasnya.

Guslin mengapresiasi progres Langsa yang dinilai paling baik di antara daerah lain, dengan indikator pemulihan berwarna hijau. Progres rehabilitasi dan rekonstruksi telah mencapai di atas 60 persen pada sejumlah sektor.

Beberapa penanganan masih memerlukan tindak lanjut, antara lain kawasan Krueng Langsa yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Selain itu, diserahkan pula 45 paket coolbox untuk 10 Unit Pengolah Ikan guna menjaga mutu hasil perikanan.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata Satgas PRR dan KKP. Penyerahan benih udang dan coolbox dinilai sangat membantu warga kembali berproduksi.

“Satgas PRR bergerak cepat dan nyata. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar pendapatan masyarakat meningkat,” kata Jeffry.

Kegiatan dilanjutkan ke Gampong Timbang Langsa untuk meninjau lokasi huntap, landasan pesawat, serta pelabuhan Kuala Langsa. Diharapkan, intervensi ini berdampak luas hingga ke sektor perdagangan dan pengolahan hasil perikanan.

Turut hadir Wakil Ketua Satgas PRR Kombes Pol Reinhard Reimond Huwae, Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, serta jajaran pejabat terkait dan perwakilan KKP RI. (Zainal)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.